Siapakah aku?

Dalam pekatnya malam
Tanpa sinar Rembulan
Seoarang hamba bergumam
Gumam tentang ke-imanan
Di temani gulita diri malam
Slalu termenung dalam lamunan
Tak henti dalam akal tertanam
Banyaknya soal pertanya'an
Tiap datang hari malam
Snantiasa larut dalam impian
Tanpa gerak maju dan diam
Impikan dan tanyakan tentang kehidupan

"Pada diri slalu tanyakan"

Siapakah aku?
Tercipta dari apakah jasadku?
Adakah cinta suci untukMu?
Adakah ku bersimpuh karna kesucianMu?

Diri tahu........
Bahwa Engkau Agung tak bisu
Engkau Mendengar tak tuli
Engkau wujudkan semua ini
Tanpa bantuan siapapun jua
Sebelum dunia ada dan tercipta
Engkau telah ada tanpa mula
Engkau kekal lagi segalanya
Renungan seakan temukan arti
Arti akan kedekatan diri yg berarti
Tapi karna nafsu syaithoniy
Diri hamba tertipu dan tak berarti

"Wahai Al-Hadii,Penguasa segala"

Diri tahu........
Tercipta karna Kuasa & KehendakMu
Diri tahu........
Tempat na'if,lupa serta dosa
Diri tahu........
Dloi'f dan lupa kan hadir di sisiMu
Tahu akan bekal sangatlah perlu
Di kemudian sa'at datang hari ahirMu
Pinta padaMu hanyalah satu
Berikan iman di hati melekat selalu
Selamatkan diri dg inayahMu
HidayahMu snantiasa di tunggu
Sa'at lalui perjalanan menujuMu
Tuk bertemu Dzat SuciMu

Renungan Ramadlon Suci

Tuhan Maha Agung lagi segalanya.Dia ciptakan semua mahluk,yg sebelumnya di zaman azaliy dengan Ke-Agungan lagi KuasaNya telah tuliskan kepastian semua yang takan erjadi dengan QolamNya.Sungguh Dia benar-benar Maha Indah,ciptakan segala mahluk termasuk didalamnya adalah Manusi & Jin,kala azaliy telah proklamirkan ke-Esa'anNya di muka mereka.Termasuk semua jin dan manusia yg akan terlahir setelah Nabiyullah Adam A.S dan semua mahluk menjawab dengan ketegasan atas so'al : "Alastu birobbikum?" dg jawaban : "Qoluu balaa"(Iya,,Engkaulah Tuhanku).Walau kenyata'an di kehidupan dunia ada pula Manusia yg tertakdirkan dengan tanpa keimanan di hatinya.Sungguh benar-benar Maha Badi',Maha Indah dengan segala apa yg di ciptakan olehNya.

Di kehidupan dunia ini,Allah wujudkan perintah terhadap manusia-manusia yg mukmin setelah ikrar dg islam,setelah ucapkan dua kalimah syahadat,perintahkan empat perkara sebagai manifestasi kehamba'an manusia terhadapNya yakni sholat,puasa,zakat dan haji bagi yg mampu menjalani,walau Dia Yang Agung tidaklah di untungkan dengan penghamba'an manusia dan juga tidaklah dirugikan dengan tidak menghambanya padaNya.

Di antara empat perkara itu adalah Puasa Romadlon yg di haruskan pada setiap personil insan itu sendiri.Tentunya bagi manusi yg berfikir akan menemukan suatu hikmah di balik perintah Sang Maha Kuasa,yakni Puasa itu.Kini bulan Romadlon telah mau pergi jauh yg tak mungkin di temui lagi.Ia pergi sebagai saksi keta'atan orang-orang yg benar-benar beriman dan tahu akan ke-Agungan serta ke-Sucian Allah Sang Pencipta Alam.Begitu pula sebaliknya kepergian Romadlon yg tak mungkin terlalui lagi ini,hanyalah sebagai bukti lapar dan dahaga bagi mereka-mereka yg jalani Puasa hanya sebagai ritual tinggalkan makan dan minum belaka tanpa dalami arti yang terkandung dalam perintah Tuhan yg ada.Semoga romadlon yg kita jalani benar-benar berikan arti bagi kehidupan kita dalam beraktifitas jalani serta lalui kehidupan yg fana' ini.Karena kehidupan fana' hanyalah sebagai ladang untuk mencapai kebahagia'an yang baqo' kelak.Sementara dengan penuh kewaspada'an apa yg kita jalani sebagai penghamba'an dalam kehidupan ini,kita bekali dengan ilmu yaqin sehingga tidak tercemar dengan keinginan nafsu yg ada dan kita tdk termasuk hamba yg seakan-akan mengabdi pada Sang Pencitpa,tapi dibalik itu nafsu kita ikut campur dan menjadi berhala yg kita sembah.

Karena Nur Ilahiyyah batinmu

Ajaran-ajaran yg kau berikan tiada pernah terlupakan.Dan dengan ajaranmu wahai semua Masyayeh diriku tetap dalam jalur sunnaturrosul,Engkau laksana berikan tongkat kehidupan padaku hingga karena hidayah Tuhan pula ku tetap telusuri jalan yg begitu rumpil dan curam.Kehidupan ini bak di tepian jalan lereng sempit lagi terjal yang terapit jurang sangat curam.Do'amu ku harapkan,tuntunan darimu senantiasa ku nanti hingga akhir hayat.Tulislah didi ini dalam buku catatan dewanmu sebagai salah seorang murid,walau diriku tiada pantas untuk itu karena kotornya hati yg suci sebagai Rumah Tuhan dalam jasad manusia,kotor dengan noda-noda ketauhidan dan langkah-langkah yg tak sesuai sunnaturrosul dan begitu remang lagi samar ku rasa bahwa terkadang tak terasa nafsu yg ada jadi sebuah berhala sembahan diri.Dalam hati begitu tumbuh rona-rona karat yg tak kunjung dapat hilang.Walau diri ini tiada punya hak untuk menghilangkan tanpa pertolongan Yg Maha Esa lagi segalanya.Tuntunlah kami di sa'at hari putusan(Yaumil Qodlo' fil mahsyar)bersama guru-guru tercintamu,temukan dengan guru-gurunya dan seterusnya hingga mereka temukan jasad kotor ini kepada Sang Penuntun Sumber segala ilmu,yakni Kekasih Tunggal Sang Pencipta alam semesta Rosulullah Mohammad SAW.